User Name Password Register Forgot Password.!?

menu
Get the Flash Player to see this rotator.

Home | Kalam Salaf | Sholat Malam para ulama Salaf

Kamis, 18 Juli 2013 11:56:51 - kirim | cetak
Sholat Malam para ulama Salaf

Kalam dan prilaku para ulama salaf tentang sholat/bangun malam

♦ Habib Adurrahman As-Seggaf bin Muhammad Mauladdawilah tidak pernah tidur malam selama 33 tahun, ketika ditanya beliau menjawab " Ketika aku letakkan lempeng kananku, aku terlihat surge beserta segala kenikmatannya dan ketika aku letakkan lempeng kiriku, aku terlihat neraka beserta segala siksaannya, sehingga aku tidak bisa tidur ".

Bila sepertiga malam telah tiba, beliau menyucikan diri, lalu melangkah menyusuri kota Tarim yang telah lengang. Beliau menyinggahi setiap masjid yang ada di Tarim dan salat di dalamnya. Ketika menjelang subuh, beliau akan pulang dan memasuki masjidnya yang bertabur cahaya rahmat itu.

♦ Wahab bin Munabbih tidak pernah meletakkan lempengnya selama 30 tahun. Beliau berkata " Sungguh aku melihat syaitan di dalam rumahku lebih aku sukai daripada aku melihat bantal di dalam rumahku ".

♦ Abdul Aziz bin Rawwad jika malam telah gelap gulita beliau mendatangi kasurnya dan meletakkan tangannya di atas kasur dan berkata " Sungguh engkau memang lembut, dan demi Allah sesungguhnya di dalam surge terdapat kasur yang lebih lembut darimu "

♦ Syaikh Abu Bakar bin Salim selama 40 tahun melaksanakan sholat subuh dengan memakai wudhu isya. Beliau berkata " Sejak 40 tahun tidak ada yang membuatku susah kecuali terbitnya fajar ".

♦ Fudhail bin Iyadh berkata " Jika kamu tidak mampu melaksanakan sholat malam maka ketahuilah sesungguhnya dosamu telah menumpuk ".

♦ Sufyan Ats-Tsauri suatu malam merasa kekenyangan kemudian ia berkata " Sesungguhnya keledai jika ditambah makanannya ia akan bertambah kuat dalam pekerjaannya ". Lalu beliau sholat malam hingga subuh.

♦ Beliau juga berkata " aku pernah di haramkan oleh Allah bangun malam selama 5 bulan karena satu dosa yaitu aku pernah melihat seseorang sedang menangis lalu aku berkata dalam hati bahwa dia sedang riya (menangis karna manusia).

♦ Hasan Al-Bashri berkata " Berapa banyak satu suapan (haram) dapat mencegah dari bangun malam dan berapa banyak satu pandangan (haram) dapat mencegah dari membaca satu surat Al-Quran. Dan juga berapa banyak seseorang yang makan satu kali makan (haram) atau satu perbuatan haram dapat mencegahnya dari bangun  malam selama setahun. Sebagaimana sholat dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar, maka demikian pula perbuatan perbuatan keji dapat mencegah dari sholat dan segala perbuatan baik ".

Curhat :

" Ya Rabbi, tampak jelas aib kami saat membaca dan mendengar prilaku para ulama sholeh tersebut. Kami sedih, kami gundah...

Sedih karena tidak bisa meniru mereka, gundah karena banyaknya dosa kami dan kurangnya ibadah kami, melihat banyaknya ibadah mereka dan sedikitnya dosa mereka.

Siang dan malam berlalu begitu saja tanpa kami sertakan niat yang baik atau mungkin sering kami sertakan niat buruk..

Waktu demi waktu berjalan dan kami tetap dalam kubang kehinaan dan kenistaan..

Kami sibuk dengan persoalan perut, kami sibuk dengan persoalan mulut, kami sibuk dengan dunia..

Hingga kami lupa ibadah, lupa untuk selalu mengingat Asma-Nya yang Maha memberi kenikmatan..

Padahal Dialah Allah yang mengatur semua khidupan ini, Dialah Allah yang maha memberi segala anugerah, bahkan sebelum kita memintanya, Dia telah memberikannya.

Sebelum kita membutuhkan alat untuk mendengar, melihat, merasa, Dia Allah telah memberikannya terlebih dahulu bahkan sebelum kita tahu semua penggunaannya..

Sungguh nikmat dan pemberian-Nya tak prnah berhenti kepada kita dan tak kan bisa terhitung..

Namun kami masih juga belum mnysukuri-Nya, kami masih mengeluh, kami masih susah, kami masih menghujat..

Dua puluh empat jam waktu yang Engkau berikan kami sia-siakan tanpa ada tabungan pahala dan tangga-tangga keluhuran yang kami naiki..

Tak ada waktu sedikit pun untuk focus memohon pada-Mu, focus bermunajat pada-Mu..

Tak ada saat untuk kami bermesraan pada-Mu Rabbi...

Sungguh kami ingin seperti mereka para ulama sholeh yang begitu nikmatnya berduan dan bermesraan pada-Mu di malam hari ..

Ya Rabbi, ampuni dosa-dosa kami, berikan rahmat khusus pada kami..

Ya Rabbi, Engkau Tuhan mereka para ulama sholeh yang mendapatkan anugerah besar dari-Mu, maka Engkau pun juga Tuhan kami, berikan pada kami apa yang telah Engkau berikan pada mereka, anugerahkan pada kami apa yang telah Engkau berikan pada mereka..

Amiin ya Ilahal ‘aalamiin...

Berita "Kalam Salaf" Lainnya